Tjakrabirawa Teknologi Indonesia
Solutions
Product
Cyber News
Blog
About Us

Cyber Attack Hotline


Microsoft Gak Mau Lo Tahu Ini: Fitur Baru Copilot Ternyata Bisa Dipakai Buat Nyamar Jadi Lo!

Tjakrabirawa Team

Tjakrabirawa Team

January 21, 2026

illustration

Pernah ngerasa gak kalau teknologi yang harusnya ngebantu kita malah bisa jadi senjata makan tuan? Bayangin kamu lagi asik kerja, tapi tiba-tiba ada email keluar atas nama kamu yang isinya sangat berbahaya tanpa kamu sadari sedikit pun. Kebanyakan orang salah kaprah tentang keamanan AI dan menganggap fitur terbaru pasti lebih aman, padahal kenyataannya justru sebaliknya. Di artikel ini, kamu bakal nemuin fakta mengerikan di balik fitur "Connected Agents" milik Microsoft yang baru saja terbongkar risikonya.

Kenapa Fitur Connected Agents Microsoft Bisa Jadi Dalang Penyamaran Digital

Fitur terbaru dari Microsoft Copilot Studio yang disebut "Connected Agents" ternyata menyimpan celah keamanan yang sangat fatal terkait impersonasi email. Fakta pembuka yang harus kamu tahu adalah fitur ini dirancang untuk menghubungkan AI dengan berbagai aplikasi kerja, namun justru inilah yang menjadi pintu masuk bagi para peretas. Peneliti keamanan menemukan bahwa fitur ini bisa dieksploitasi untuk mengirimkan email atas nama pengguna tanpa persetujuan yang jelas.

Cara kerjanya cukup licik karena AI bertindak seperti "dalang" yang mengendalikan akun kamu dari balik layar. Jika seorang penyerang berhasil menyusup ke dalam alur kerja agen tersebut, mereka bisa memerintahkan Copilot untuk menulis dan mengirimkan email yang terlihat sangat asli. Hal ini tentu sangat berbahaya karena rekan kerja atau atasan kamu tidak akan curiga jika email tersebut datang langsung dari alamat resmi kamu. Transisi natural ini membawa kita pada kenyataan bahwa bukan hanya Microsoft yang sedang berbenah, tapi seluruh industri AI sedang dalam kondisi siaga satu.

OpenAI Terpaksa Rekrut Bos Keamanan Baru Gara-Gara Risiko AI Makin Gila

Raksasa AI lainnya yaitu OpenAI baru-baru ini secara resmi merekrut eksekutif keamanan tingkat tinggi untuk melawan risiko AI yang semakin parah. Langkah ini diambil sebagai respons atas kekhawatiran global mengenai kemampuan model AI masa depan yang bisa menyebabkan kerusakan serius jika tidak dikendalikan dengan ketat. Jabatan baru ini bertugas memimpin "Preparedness Framework" yang fokus pada pelacakan dan mitigasi ancaman dari kemampuan AI yang paling mutakhir.

Mereka sadar bahwa tanpa pengawasan yang super ketat, teknologi ini bisa saja digunakan untuk menciptakan senjata siber atau menyebarkan disinformasi skala besar. Penunjukan pemimpin baru ini menunjukkan bahwa risiko yang kita hadapi saat ini bukan lagi sekadar teori fiksi ilmiah, melainkan ancaman nyata yang sudah ada di depan mata. Tim ini akan bekerja secara khusus untuk mengevaluasi model AI sebelum dirilis ke publik guna memastikan tidak ada celah yang bisa disalahgunakan oleh pihak tidak bertanggung jawab.

Tapi tunggu dulu, ancaman siber ternyata tidak hanya datang dari sistem yang bocor, melainkan juga dari orang-orang yang seharusnya menjaga kita.

Skandal Besar: Profesional Keamanan Siber Amerika Malah Ngaku Jadi Pelaku Ransomware

Ini adalah plot twist paling gila di dunia teknologi minggu ini karena dua orang profesional keamanan siber asal Amerika Serikat justru mengaku bersalah atas serangan ransomware. Mereka terlibat dalam jaringan BlackCat atau Alphv yang selama ini menjadi momok menakutkan bagi perusahaan-perusahaan besar di seluruh dunia. Bukannya melindungi data dari serangan peretas, mereka malah menggunakan keahlian teknis mereka untuk mengunci data korban dan memeras uang tebusan dalam jumlah fantastis.

Kejadian ini membuktikan bahwa musuh terbesar terkadang ada di dalam selimut dan memiliki akses penuh ke sistem pertahanan kita. Departemen Kehakiman Amerika Serikat mengungkapkan bahwa keterlibatan orang dalam seperti ini membuat serangan ransomware menjadi jauh lebih efektif dan sulit dideteksi sejak awal. Kasus ini menjadi peringatan keras bagi semua perusahaan bahwa sertifikasi keamanan yang mentereng bukan jaminan integritas seseorang di dunia digital yang penuh godaan.

Nah, sekarang kita harus makin waspada karena serangan ini juga mulai mengincar alat yang kita pakai sehari-hari saat rapat online.

Zoom Stealer: 2.2 Juta Orang Jadi Korban Pencurian Data Lewat Ekstensi Browser

Jangan kaget kalau data rapat rahasia kamu tiba-tiba bocor karena ada lebih dari 2.2 juta pengguna yang sudah menjadi korban ekstensi browser "Zoom Stealer". Ekstensi berbahaya ini diam-diam memanen intelijen rapat perusahaan dan data pribadi pengguna tanpa ada peringatan sama sekali. Banyak orang terjebak karena mengira ekstensi tersebut adalah alat tambahan resmi untuk mempermudah penggunaan Zoom di browser Chrome atau Edge.

Begitu terpasang, malware ini akan merekam aktivitas rapat, mencuri kredensial login, hingga mengambil dokumen yang dibagikan selama sesi berlangsung. Statistik mengejutkan ini menunjukkan betapa mudahnya penjahat siber masuk ke ruang paling privat dalam dunia kerja profesional melalui celah yang dianggap sepele. Pastikan kamu selalu memeriksa izin aplikasi dan hanya menggunakan ekstensi yang benar-benar diverifikasi oleh pengembang resmi untuk menghindari pencurian data ini.

Pro Tips yang Jarang Dibahas

Tips pertama yang perlu kamu perhatikan adalah selalu aktifkan verifikasi dua langkah atau MFA pada semua akun yang terhubung dengan layanan AI seperti Copilot. Selanjutnya, kamu perlu secara rutin memeriksa daftar ekstensi di browser kamu dan segera hapus yang tidak pernah kamu gunakan atau berasal dari pengembang yang tidak dikenal. Dan yang terakhir, pastikan kamu tidak pernah memberikan izin akses "send email" atau "delete files" kepada agen AI pihak ketiga kecuali jika itu benar-benar diperlukan untuk fungsi utama pekerjaan kamu.

Kesimpulan

Jadi intinya dunia digital kita sedang tidak baik-baik saja karena mulai dari fitur AI canggih hingga orang dalam keamanan siber pun bisa berbalik mengancam kita. Coba deh cek sekarang juga pengaturan izin aplikasi di akun Microsoft atau Google kamu, jangan-jangan ada akses yang mencurigakan! Kamu udah pernah merasa curiga gak dengan aktivitas aneh di email atau akun kerja kamu belakangan ini? Selalu ingat bahwa keamanan bukan hanya soal sistem yang kuat, tapi soal kewaspadaan kamu yang tidak pernah kendur.

Table of contents

Kenapa Fitur Connected Agents Microsoft Bisa Jadi Dalang Penyamaran Digital

OpenAI Terpaksa Rekrut Bos Keamanan Baru Gara-Gara Risiko AI Makin Gila

Skandal Besar: Profesional Keamanan Siber Amerika Malah Ngaku Jadi Pelaku Ransomware

Zoom Stealer: 2.2 Juta Orang Jadi Korban Pencurian Data Lewat Ekstensi Browser

Pro Tips yang Jarang Dibahas

Kesimpulan

Tags:

#Research
#Security

Continue Reading

article cover

UU PDP Sudah Berlaku Tapi... Benarkah Data Kita Masih Jadi Incaran Empuk?

Pernah ngerasa gak kalau baru aja ngomongin suatu barang, tiba-tiba iklannya langsung muncul di media sosial kamu? Bayangin kamu lagi asik scrolling, tapi di balik layar ada ribuan data pribadi kamu yang mungkin sedang berpindah tangan tanpa kamu sadari sedikit pun. Kebanyakan orang salah kaprah dan merasa aman karena Indonesia sudah punya aturan hukum, padahal kenyataannya regulasi tanpa eksekusi itu cuma macan kertas. Di artikel ini, kamu bakal nemuin fakta pahit kenapa UU Perlindungan Data Pribadi (UU PDP) kita masih jauh dari kata efektif untuk melindungi jempol kamu.

Read More

article cover

n8n Hacked From Zero Login: Satu Bug, Semua Secrets & Workflow Bocor

Pernah ngerasa gak kalau sistem otomasi yang kamu andalkan buat bikin kerjaan jadi simpel justru bisa jadi pintu masuk paling lebar buat peretas? Bayangin kamu sudah capek-capek nyusun alur kerja yang rumit, menyimpan semua kunci akses API perusahaan, hingga data pelanggan, tapi semuanya bisa dicuri cuma lewat satu celah kecil tanpa peretas perlu login sama sekali. Kebanyakan orang salah kaprah dan merasa aman selama mereka sudah pasang password yang kuat, padahal kenyataannya ada bug fatal yang bisa bikin pertahanan itu gak berguna sama sekali. Di artikel ini, kamu bakal nemuin fakta mengerikan di balik kerentanan kritis bernama Ni8mare yang baru saja mengguncang platform n8n.

Read More

article cover

Kesepakatan Rp944 Miliar! Kemhan Gandeng ITSEC Asia Perkuat Pertahanan Siber AI

Pernah ngerasa gak kalau ancaman perang zaman sekarang bukan lagi soal adu fisik, tapi soal adu kecanggihan algoritma di ruang siber? Bayangin sebuah negara bisa lumpuh total hanya karena serangan digital yang tidak terlihat mata, namun dampaknya bisa merusak seluruh infrastruktur vital. Kebanyakan orang salah kaprah dan menganggap pertahanan negara cuma soal alutsista fisik, padahal kenyataannya ancaman berbasis kecerdasan buatan atau AI sudah ada di depan mata. Di artikel ini, kamu bakal nemuin fakta di balik kerja sama raksasa senilai Rp944 miliar antara Kementerian Pertahanan (Kemhan) dan ITSEC Asia untuk membentengi kedaulatan digital Indonesia.

Read More

article cover

BOHONG Kalau Cuma Scanner Biasa: Shannon Ternyata Bisa Eksekusi Eksploit Asli Secara Otonom!

Pernah ngerasa gak kalau alat pemindai keamanan yang kamu pakai selama ini cuma bisa kasih tumpukan laporan yang ujung-ujungnya bikin pusing? Bayangin kamu lagi santai memantau sistem, tapi tiba-tiba ada alat yang gak cuma nemuin lubang keamanan, tapi juga bisa langsung ngebuktin cara jebolnya secepat kilat. Kebanyakan orang salah kaprah dan menganggap semua alat pentesting itu sama saja karena cuma berhenti di analisis statistik yang membosankan. Di artikel ini, kamu bakal nemuin fakta mengejutkan tentang Shannon, sebuah terobosan AI otonom yang siap bikin para profesional keamanan siber geleng-geleng kepala.

Read More

article cover

Indirect Prompt Injection: Cara Licik Hacker Bajak AI Lo Lewat Website dan PDF!

Pernah ngerasa gak kalau ChatGPT atau asisten AI kamu tiba-tiba ngasih jawaban yang aneh atau malah maksa kamu buka link mencurigakan? Bayangin kamu lagi minta AI buat ngerangkum isi sebuah website, tapi tanpa kamu sadari, AI itu malah lagi disuruh hacker buat nyuri data pribadi kamu di balik layar. Kebanyakan orang salah kaprah dan mikir kalau AI itu cuma bakal nurutin perintah kita sebagai user, padahal kenyataannya ada celah berbahaya yang disebut Indirect Prompt Injection. Di artikel ini, kamu bakal nemuin fakta mengejutkan tentang bagaimana hacker bisa "nyusupin" perintah rahasia ke AI tanpa kamu ketik sepatah kata pun.

Read More

article cover

Ini yang Mungkin Kamu Lewatkan di Dunia AI & Cybersecurity (5-12 Januari)

Pernah ngerasa gak kalau seminggu aja gak update berita teknologi, rasanya kayak ketinggalan satu dekade? Bayangin kamu lagi sibuk kerja, tapi di luar sana dunia AI dan keamanan siber lagi mengalami guncangan besar yang bisa berdampak langsung ke gadget atau data pribadi kamu. Kebanyakan orang salah kaprah dan menganggap berita teknologi itu membosankan, padahal apa yang terjadi seminggu terakhir ini benar-benar bisa mengubah cara kita berinteraksi dengan teknologi. Di artikel ini, kamu bakal nemuin rangkuman peristiwa paling krusial yang terjadi selama tanggal 5 hingga 12 Januari 2026 yang wajib kamu tahu.

Read More

article cover

Respons Instagram Soal Dugaan Data Bocor dan Reset Password Massal

Pernah ngerasa gak kalau tiba-tiba ada email masuk yang minta kamu atur ulang kata sandi padahal kamu lagi asik santai? Bayangin kamu lagi buka HP, lalu ada notifikasi Instagram reset password massal yang gak pernah kamu minta sama sekali. Kebanyakan orang salah kaprah dan langsung panik karena mengira akun Instagram kena hack saat itu juga. Di artikel ini, kamu bakal nemuin fakta sebenarnya di balik kegaduhan dugaan data bocor Instagram yang lagi ramai diperbincangkan di media sosial ini.

Read More

article cover

Microsoft Gak Mau Lo Tahu Ini: Fitur Baru Copilot Ternyata Bisa Dipakai Buat Nyamar Jadi Lo!

Pernah ngerasa gak kalau teknologi yang harusnya ngebantu kita malah bisa jadi senjata makan tuan? Bayangin kamu lagi asik kerja, tapi tiba-tiba ada email keluar atas nama kamu yang isinya sangat berbahaya tanpa kamu sadari sedikit pun. Kebanyakan orang salah kaprah tentang keamanan AI dan menganggap fitur terbaru pasti lebih aman, padahal kenyataannya justru sebaliknya. Di artikel ini, kamu bakal nemuin fakta mengerikan di balik fitur "Connected Agents" milik Microsoft yang baru saja terbongkar risikonya.

Read More

article cover

Ransomware Mengguncang Pusat Data Nasional, Indonesia Tolak Tegas Tuntutan!

Pernahkah Anda membayangkan data krusial negara kita disandera? Itulah yang menimpa Pusat Data Nasional (PDN) beberapa bulan lalu, tepatnya pertengahan 2025. Peretas berhasil menembus sistem inti PDN dan menuntut tebusan senilai USD 8 juta, atau sekitar 120 miliar rupiah! Namun, pemerintah mengambil langkah tegas dengan menolak membayar. Sebuah sikap yang patut diapresiasi.

Read More

article cover

Earth Lamia: Ancaman Siber Teranyar yang Mengincar Indonesia

Peta cyber threat Asia Tenggara kini makin menarik dengan kemunculan Earth Lamia, kelompok hacker global berafiliasi Tiongkok, yang aktif menyerang Indonesia.

Read More

article cover

Indonesia Naik Daun di Dunia DDoS! Apa Bahayanya dan Solusinya?

Siapa sangka? Indonesia kini tercatat sebagai salah satu sumber serangan DDoS (Distributed Denial of Service) terbesar di dunia selama dua kuartal terakhir! Jika dulu DDoS hanya dibahas dipanggung global, kali ini Indonesia benar-benar jadi sorotan. Mari kita bijak mengupas apa, mengapa, dan dampaknya bagi bisnis serta masyarakat digital.

Read More

article cover

Ransomware Mengguncang Pusat Data Nasional, Indonesia Tolak Tegas Tuntutan!

Pernahkah Anda membayangkan data krusial negara kita disandera? Itulah yang menimpa Pusat Data Nasional (PDN) beberapa bulan lalu, tepatnya pertengahan 2025. Peretas berhasil menembus sistem inti PDN dan menuntut tebusan senilai USD 8 juta, atau sekitar 120 miliar rupiah! Namun, pemerintah mengambil langkah tegas dengan menolak membayar. Sebuah sikap yang patut diapresiasi.

Read More

article cover

Earth Lamia: Ancaman Siber Teranyar yang Mengincar Indonesia

Peta cyber threat Asia Tenggara kini makin menarik dengan kemunculan Earth Lamia, kelompok hacker global berafiliasi Tiongkok, yang aktif menyerang Indonesia.

Read More

article cover

Indonesia Naik Daun di Dunia DDoS! Apa Bahayanya dan Solusinya?

Siapa sangka? Indonesia kini tercatat sebagai salah satu sumber serangan DDoS (Distributed Denial of Service) terbesar di dunia selama dua kuartal terakhir! Jika dulu DDoS hanya dibahas dipanggung global, kali ini Indonesia benar-benar jadi sorotan. Mari kita bijak mengupas apa, mengapa, dan dampaknya bagi bisnis serta masyarakat digital.

Read More

Tjakrabirawa Teknologi Indonesia

For customer service, please email us support@tjakrabirawa.id

instagramfacebooklinkedin

Solutions

Audit & ComplianceVAPTDevSecOps

Support

BlogNewsFAQPrivacy PolicyTerms of Service

© 2025 Tjakrabirawa Teknologi Indonesia. All Rights Reserved.